Sabtu, 15 September 2012

Laporan Akhir Kukerta Desa Suhada Kec. Enok STAI Auliaurrasyidin Tembilahan 2012


KATA PENGANTAR

Pendidikan adalah merupakan suatu tanggung jawab kita semua tidak hanya lingkungan keluarga dan pemerintahan tetapi juga hal khalayak masyarakat luas serta perguruan tinggi. Dalam hal ini pergurun tinggi telah memberikan jawaban atas kependidikan tersebut dengan adanya Tri Darma pergurun tinggi.
Wilayah Indonesia adalah salah satu wilayah yang sangat luas sebagian besar berpenduduk dipedesaan dengan segala keterbatasan dalam potensi sumber daya manusia (SDM), dan sumberdaya alam (SDA) dalam pendidikan dan pembagunan, terutama pendidan agama dan sumber daya manusia yang tinggi. Untuk itu peranan perguruan tinggi ikut berkiprah dalam dunia pendidikan memacu pembangunan desa dan salah satu bentuk perwujudan yaitu dalam bentuk Kuliah Kerja Nyta (KUKERTA).
Bagi mahasiswa mahasiswi Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) program S1, jururan Pendidikan Agama Islam (PAI), Kuliah Kerja Nyata (KUKUERTA) merupan satu hal kewajiban yang harus dilaksanakan. Pelaksanaan kuiliah kerja nyata yang bersifat pengabdian kepada masyarakat. Melalui pengabdian tersebut diharapkan kepada mahasiswa atau mahasiswi akan mengetahui benar kehidupan dipedesaan secara aktual, objektif, realistis. Disamping itu juga mahasiswa dapat menimba ilmu pengetahuan yang bermanfaat dari lingkungan KUKERTA nya serta dituntut akan menyumbankan ilmu dan skill nya baik dalam bentu ilmu agama, ilmu pengetahuan maupun pikirannya kepada masyarakat tanpa pamrih.
Akhirnya kami mengucapkan rasa syukur Alhamdulliah atas berkat rahmat dan hidayahnya kami bisa menyelesaikan tugas Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) yang dilaksanakan di Desa Suhada Kecamatan Enok Kabupaten Indragiri Hilir yang dimulai pada Tanggal 18 Juni s/d 13 Agustus 2012. Kami menyadari bahwa sesungguhnya apa yang telah kami lakukan selama KUKERTA tidaklah banyak yang dapat kami berikan kepada masyarakat Desa Suhada, tetapi kami berusaha semaksimal mungkin melakukan yang terbaik sesuai dengan ilmu pengetahuan dan kemampuan yang kami miliki.
Dalam pelaksanaan KUKERTA dan samapai tersusun laporan ini, tidak lupa kami menyampaikan terimakasih kepada:
1.             Bapak H.Kursani S.Pd.I selaku ketua yayasan STAI Auliurrasyidin Tembilahan
2.             Bapak H. M. Ilyas selaku ketua STAI Auliaurrasyidin Tembilahan.
3.             Bapak Drs. Erdi Indra selaku ketua coordinator KUKERTA.
4.             Bapak Armizi S. Pd.I MA selaku dosen pembimbing KUKERTA.
5.             Bapak Sulaiman selaku kepala desa Suhada.
6.             Bapak M. Riduan A.Ma selaku sekretaris desa Suhada.
7.             Bapak/ibu perangkat desa Suhada Kecamatan Enok.
8.             Kepala sekolah dan guru-guru MTs Al-huda, SDN 031, SDN 023, dan SDN 019 desa Suhada Kecamatan Enok.
9.             Para tokoh masyarakat, alim ulama dan cerdik pandai desa suhada kecamatan Enok.
10.         Ketua pemuda dan Pemuda Desa Suhada.
11.         Bapak kepala Dusun, Ketua RW/RT Desa Suhada.
12.         Tim penggerak PKK desa Suhada.
13.         Bapak-bapak/ibu-ibu yasinan desa Suhada.
14.         Bapak-bapak pengurus mesjid Desa Suhada.
15.         Seluruh pihak yang telah membantu atas berjalannya pelaksanaan kegiatan KUKERTA hingga selesainya laporan ini.

Akhirnya tiada kata yang dapat kami persembahkan selain untaian do’a dan terima kasih kepada seluruh pihak yang terkait dalam KUKERTA, semoga Allah SWT memberikan balasan yang setimpal atas semua pihak yang terlibat. Amin ya rabbal ‘alamiin.


                     Desa Suhada, 13 Agustus 2012


                    MAHASISWA KUKERTA ANGKATAN IX
                     POSKO XX
                                                                                       

DAFTAR ISI

Halaman Judul
Halaman Persetujuan
KATA PENGANTAR..................................................................................... 1
DAFTAR ISI. 2

BAB I   PENDAHULUAN............................................................................. 6
A.      Deskripsi Desa Suhada di Era Otonomi
Daerah.................................................................................... 6
B.       Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran Desa
Suhada.................................................................................... 11
C.       Analisis (Kekuatan, Kelemahan, Peluang,
   dan Ancaman)............................................................................ 12
BAB II  DAFTAR INVENTARIS MASALAH DAN SARAN-SARAN
 PEMECAHAN MASALAH....................................................... 19
A.  Inventaris Masalah............................................................... 19
B.  Saran-Saran Pemecahan Masalah......................................... 21
BAB III SKALA PRIORITAS (PROGRAM) KULIAH KERJA
 NYATA (KUKERTA.................................................................. 26
A.      Bidang Keagamaan (Non Fisik)........................................... 26
B.       Bidang sarana dan Prasarana (fisik)..................................... 26
C.       Bidang Pendidikan, Sosial dan Budaya............................... 27
D.      Bidang Administrasi Pemerintahan Desa............................. 27
E.       Bidang Sanitasi dan Kesehatan............................................ 27
BAB IV  PELAKSANAAN PROGRAM...................................................... 28
A.      Pelaksanaan program Kuliah Kerja Nyata
(KUKERTA)........................................................................ 28
B.     Hambatan dalam Pelaksanaan Kegiatan............................... 35
C.     Faktor-faktor yang Mendorong Kegiatan
Kegiatan............................................................................... 36
D.    Laporan Kegiatan Harian dan Pribadi
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Di Desa
Suhada Kec. Enok................................................................ 38
E.     Laporan Kegiatan Bulanan KUKERTA di
Desa Suhada.........................................................................
BAB V       PENUTUP.....................................................................................
A.    KESIMPULAN....................................................................
B.     SARAN-SARAN.................................................................

LAMPIRAN
1.      Peta Desa
2.      SK Pembentukan/Penetapan Desa
3.      Struktur Pemerintahan Desa
4.      Foto-foto asli beberapa kegiatan KUKERTA dan foto-foto semua kegiatan KUKERTA dalam bentuk CD

  





BAB I
PENDAHULUAN

A.      Deskripsi Desa Suhada di Era Otonomi Daerah
1.         Sejarah Desa Suhada
Desa Suhada merupakan salah satu dari 12 Desa atau Kelurahan yang ada di kecamatan Enok yang memiliki wilayah yang cukup luas ± 6.575 Ha, dengan kondisi georrafisnya dialiri oleh sungai enok dan dilintasi oleh jalan Negara lintas samudra menuju pelabuhan Samudra Kuala Enok (kecamatan Tanah Merah). Karena posisinya yang strategis inilah, Desa Suhada mudah menerima berbagai bentuk kemajuan yang dating dari perkotaan terutama dari Tembilahan.
Menurut Bapak Sulaiman, Kepala Desa Suhada, Desa Suhada memiliki potensi dibidang perkebunan terutama kelapa dan kelapa sawit serta pertanian, namun dalam mobilitas hasil perkebunan dan pertanian masyarakat masih terkendala dalam masalah infrastruktur terutama jalan dan jembatan, hal ini dikarenakan Desa Suhada memiliki banyak parit/anak sungai, sehingga factor inilah yang menghambat peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa suhada.
Dahulu, Desa Suhada merupakan daerah yang terisolir karena akses kedaerah tersebut berupa jalan perairan (sungai Enok). Akan tetapi sejak adanya jalan lintas Samudra (1990) yang menuju kepelabuhan kuala enok yang melintasi daerah ini, daerah Desa suhada ini mengalami kemajuan yang signifikan sehingga dimekarkan dari Desa Sumgai Rukam sebagai desa definitive.
2.      Kelembagaan desa di Era Otonomi Daerah
Dalam upaya mencapai tujuan pembangunan wilayah Desa Suhada ini, secara umum kita dihadapkan pada banyak tantangan yang sangat berbeda sifatnya dengan masa lalu.
Tantangan yag pertama berhubungan dengan kondisi eksternal, seperti perkembangan globalisasi yang berhubungan dengan system perdagangan global yang secara tidak langsung berdampak baagi perkembangan masyarakat.
Yang kedua, yaitu factor internal, yang berkaitan dengan perubahan kondisi mikro maupun mikro dalam negeri. Tantangan ini dapat meliputi tranformasi struktur ekonomi, masalah migrasi, politik, ketahanan pangan, masalah investasi, permodalan, masalah iptek, sumber daya manusia (SDM), lingkungan hidup dan masih banyak lagi masalah lainnya.
Proses tranformasi suatu wilayah pedesaan menjadi suatu daerah yang agro industri secara ilmiah telah banyak diulas dalam penelitian dan akademis dan menjdi tuntunan nyata dalam proses perkembangan modernisasi masyarakat pertanian, karena kegiatan pertanian berada didaerah pedesaan. Dengan melihat desa sebagai tempat kegiatan pertanian, kita harus merubah inferior atas wilayah ini, dengan memandang desa sebagai potensial sebagai kegiatan ekonomi melalui investasi sarana dan prasarana yang menunjang keperluan pertanian, serta mengarahkan agar pertanian lebih terpadu. Sudah saatnya Desa tidak dipandang sebagai wilayah pendukung wilayah perkotaan, namun seharusnya pembangunan daerah perkotaan dengan daerah perkotaan dengan daerah pedesaan harus menyatu agar tidak terjadi kesenjangan antara pembangunan diperkotaan dan pedesaan.
Perubahan paradigma otonomi Desa sebagai implementasi dari Undang-undang nomor 22 tahun 1999 yang telah membawa perubahan dan angin segar dalam system pemerintahan Desa ditingkat lokal. Perubahan system pemerintahan desa sebagai otonomi untuk menentukan proses kebijakan desa ditingkat lokal menuntut kemandirian desa agar lembaga-lembaga yang ada di desa lebih berfungsi yang lebih membuktikan sebagai keberhasilan dari perubahan system pemerintah desa menjadi otonomi desa. Ini merupakan system atau cara untuk memperkuat daerah pedesaan itu sendiri dalam basis perjuangan ditingkat desa.
  Desa sebagai institusi meningkatkan keberdayaannya sehingga tidak terus menerus terbelenggu dalam ketergantungan pada pemerintah atas (sentralistik).
            Untuk itu pemerintah daerah (tingkat I dan II) perlu melakukan sosialisasi dan pendamping ketingkat Desa dalam menjalankan otonomi desa sesuai undang-undang nomor 22 tahun 1999. Selain itu pemberdayaan lembaga-lembaga lokal ditingkat desa juga harus mendapat perhatian harus mendapatkan perhatian sehingga desa bisa mandiri sendiri.
            Adapun kelembagaan desa di era otonomi daerah khususnya di desa Suhada daerah otonomi daerah terdiri dari pemerintahan Desa Suhada yang dipimpin oleh seorang kepala Desa dengan perangkat Desa sebanyak 9 orang, 5 kepala Dusun, 6 ketua RW, dan 22 ketua RT, dalam menjalankan tugasnya pemerintah Desa bekerja sama dengan lembaga yang ada diDesa, seperti: BPD, LPM, PKK, serta Lembaga Swadaya Masyarakat Desa lainnya.








STRUKTUR PEMERINTAHAN DAN PEMERINTAH
DESA SUHADA KEC. ENOK






Rounded Rectangle: BADAN PERMUSYAWARATAN  DESA(BPD) SuhadaDesa
Rounded Rectangle: KEPALA DESA
SULAIMAN

 

-  - - - - - - - - -
 




B.       Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran Desa Suhada  
1.      Visi
Meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pemberantasan kemiskinan melalui pembangunan infrastruktur desa.
2.      Misi
·      Meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan sarana dan prasarana menunjang aktifitas masyarakat seperti: pembangunan jembatan dan jalan.
·      Memperbaiki dan membangun jembatan-jembatan penghubung antar dusun dan RT.
·      Memperbaiki dan membangun jalan-jalan penghubung antar dusun dan RT sehingga tidak menghambat aktifitas masyarakat.
·      Memperbaiki sarana pendidikan dan kesehatan.
·      Mengusahakan penyediaan air bersih untuk MCK (mandi, cuci dan kakus).
3.      Tujuan Desa
·      Terwujudnya kesejahteraan masyarakat yang merata dan terarah.
·      Meningkatkan akses mobilasi produksi perkebunan terutama masyarakat miskin menuju suatu kawasan tanpa ada hambatan.
·      Meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan dan pembangunan infrastruktur yang baik.
·      Meningkatkan ekonomi masyarakat serta memperkuat kelembagaan Desa dalam memberikan kesejahteraan bagi masyarakat.
4.      Sasaran Desa
·      Mempermudah aktifitas masyarakat dengan pembangunan infrastruktur yang layak dan baik.
·      Meningkatkan efektifitas pemasaran dari hasil pertanian/perkebunan, peternakan masyarakat.
·      Menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat setempat.
·      Mempermudah akses antar RT, RW dan Dusun.

C.      Analisa (Kekuatan, Kelemahan, Peluang, dan Ancaman) Desa Suhada
1.         Kondisi Geografis dan Demografis
Kondisi geografis dan demografis Desa Suhada terdiri dari daratan dan peraian yang terdiri dari parit dan sungai, desa ini juga dialiri oleh sungai enok dan dilalui oleh jalan Negara lintas samudra, karena kondisi geografis berupa daratan dan peraian, sehingga aktifitas ekonomi masyarakat adalah sebagai petani kelapa dan kelapa sawit. Adapun wilayah Desa Suhada memiliki batas-batas sebagai berikut:
Sebelah Utara     : Berbatasan dengan Desa Sungai Rukam Kec. Enok
                   Sebelah Selatan                 : berbatasan dengan desa Bagan Jaya Kec. Enok
                   Sebelah Barat                    : Berbatasan dengan kecamatan tempuling
Sebelah Timur : berbatasan dengan Desa      Pebenaan Kec. Sungai
                                                                                    Batang
Sedangkan jarak Desa suhada ke Ibu Kota Kecamatan ± 25 KM, jarak Desa Suhada ke Ibukota Kabupaten ± 50 KM, dan jarak Desa suhada ke Ibukota Provinsi ±340 KM.
Desa suhada memiliki jumlah penduduk sebesar 3110 jiwa dengan berbagai dengan berbagai macam suku seperti jawa, banjar, Palembang, melayu, bugis dan batak.
2. Agama
Di Desa suhada terdapat beberapa agama, berikut ini disajikan dalam table pemeluk agama yang terdapat di Desa Suhada sebagai berikut:

NO
DATA PENDUDUK
REKAPITULASI
JUMLAH
TAHUN
1
ISLAM
3015
2012
2
KRISTEN
20
2012
3
HINDU
-
2012
4
BUDHA/KONGHUCHU
-
2012

JUMLAH
3035
2012

3.    INFRASTRUKTUR (SARANA DAN PRASARANA)
               Infrastruktur yang ada di Desa Suhada adalah :
a.      Jalan
-       Jalan Semenisasi                                                 : 3,5 KM
-       Jalan Aspal                                                          : -   KM
-       Jalan Tanah                                                         : 40  KM
b.      Jembatan
-       Jembatan Beton                                                  : 2   Unit
-       Jembatan Culvert                                                : 11  Unit
-       Jembatan semi beton                                           : 2   Unit
-       Jembatan                                                             : 22  Unit
c.       Saluran Irigasi
-  Panjang                                                               : -   M
-  Areal yang dialiri                                                : -   M
d.      Air Minum
-  Sumur bor                                                           : 4   Unit
-  Sumur Dalam                                                      : 1   Unit
-  PAH                                                 : -
e.       Sanitasi
-  Jamban Komunal                                                : 50  Unit
-  MCK                                                                   : 1   Unit
f.       Prasarana olahraga
-  Lapangan Sepak Bola                                         : 2   Unit
-  Lapangan Badminton/Takraw     : 6   Unit
-  Lapangan Bola Volly                                          : 4   Uni
g.      Sarana dan Prasarana Penunjang
-  Kantor Desa                                                        : 1   Unit
-  Balai Desa                                                           : 1   Unit
-  Puskesman                                                          : 1   Unit
-  Gedung Sekolah                                                 : 1   Unit
-  Pos Polisi/Babinkamtibnas                                  : 1   Unit
-  Pasar                                                                   : 1   Unit
-  Mesjid                                                                 : 7   Unit
-  Musholla                                                             : 1   Unit
-  Saur Meeting                                                      : 1   Unit
-  Posyandu                                                            : 5   Unit
h.      Alat Transportasi
-       Sepeda                                                                : 47  Buah
-       Sepeda Motor                                                     : 450 Buah
-  Angkot                                                                : 3   Buah
-  Mobil Pribadi                                                      : 2   Buah
-  Truk                                                                    : 1   Buah
-  Perahu/dayung sampan                                       : 30  Buah
-  Perahu Motor                                                      : 20  Buah
-  Perahu Getek                                                      : 7   Buah
4.      Pendidikan, Sosial dan Budaya
a.         Pendidikan Formal/Non Formal
              Desa Suhada telah memiliki saran apendidikan formal dan non formal yang sudah memadai, hanya saja pendidikan non formal tidak begitu berkembang dengan baik dikarenakan kurangnya dorongan orang tua dan minat anak untuk belajar diwaktu lain setelah belajar di sekolah.
-       TK/PAUD                                                        : 1  Buah
-       SD/Sederajat                                                    : 4  Buah
-       MTs/Sederajat                                                  : 3  Buah
-       MA/Ponpes                                                      : 2  Buah
-       Yayasan/MDA                                                 : 1  Buah
b.        Pembinaan Pemuda dan Masyarakat
c.         Pembinaan Manula (Manusia Usia Lanjut)
d.        Peran Serta masyarakat Terhadap Pembangunan
e.         Budaya yang berkembang di Masyarakat.
5.      Sanitasi dan Kesehatan Masyarakat
               Dalam bidang sanitasi dan kesehatan masyarakat Desa suhada memiliki Puskesmas yang terletak di Dusun Setia Desa Suhada. Puskesmas tersebut sangat membantu masyarakat dalam menjaga kesehatannya, terbukti hampir setiap hari puskesmas tidak pernah berhenti dikunjungi oleh masyarakat, baik untuk berobat ataupun mengenai beberapa hal yang dikonsultasikan, diantaranya:
-            Masalah KB (keluarga Berencana)
-            Masalah Posyandu
-            Masalah UKS
-            Masalah UPGK
6.      Hasil Pertanian, Perkebunan dan Peternakan
               Untuk hasil pertanian, Desa Suhada memiliki lokasi pertanian yang cukup luas yang dikelola oleh masyarakat secara individu.
a.       Pertanian
-       Padi                                                             : 8   Ha
-       Jagung                                                         : -   Ha                                    : 4   Ha
-       Kacang-kacangan                                        : -   Ha
-       Ubi dan sayuran                                          : 1   Ha










PRIN
b.      Perkebunan
-            Kelapa                                                              : 5.270 Ha
-            Kelapa sawit                                                     : 300   Ha
-            Pinang                                                               : 32    Ha
-            Kopi                                                                  : 20    Ha
c.       Peternakan
-            Ayam                                                                : 1.370 Ekor
-            Kambing                                                           : 47    Ekor
-            Itik-Angsa                                                        : 26    Ekor
-            Sapi                                                                  : 10    Ekor

7.      Prestasi Desa Suhada
Adapun prestasi yang pernah di raih oleh Desa Suhada yaitu:
-       Mewakili Kecamatan Lomba Desa Tingkat Kabupaten (2008)
-       Juara Umum MTQ tingkat Kecamatan Enok (2009)
-       Juara Umum MTQ tingkat Kecamatan Enok (2010)
-       Mendapat Reward/penghargaan 10 besar Desa terbaik se-Kabupaten Indra Giri Hilir (2011)
-       Mewakili Kecamatan lomba Desa tingkat Kabupaten (2012)




BAB II
DAFTAR INVENTARIS MASALAH
DAN SARAN-SARAN PEMECAHANNYA

A.      Inventaris Masalah
a.      Bidang Agama (Non Fisik)
           Adanya beberapa masalah yang ditemui oleh kami Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) STAI Auliaurrasyidin Tembilahan di Desa Suhada Kecamatan Enok, dibidang agama khususnya. Diantaranya adalah:
-       Kurangnya minat para pemuda untuk mengisi dan meramaikan mesjid baik dalam bentuk ibadah sholat berjamaah ataupun kegiatan keagamaan.
-       Kurangnya tenaga pengajar yang mengajarkan pendidikan agama kepada anak-anak.
-       Kurangnya tokoh agama yang basa jadi teladan oleh masyarakat.
-       Kurang adanya remaja mesjid yang bisa mendidik anak untik mengajar mengaji.
b.   Bidang sarana dan prasarana (Fisik)
Adapun permasalahan yang ditemui dalam sarana dan prasarana diantaranya:
-  Kurangnya prasarana air bersih.
-  Tidak adanya tong sampah basah dan kering di halaman kantor Desa dan mesjid.
-  Tempat wudhu dan wc mesjid yang kurang terawat.
-  Kurang terawatt dan berfungsinya sarana olahraga.
c.       Bidang Administrasi dan Pemerintah Desa
  Adapun permasalaha yang ditemui dalam bidang administrasi pemerintahan Desa, diantaranya:
-       Kurang lengkapnya profil Desa terutama sejarah Desa.
-       Masyarakat kurang disiplin sehingga banyak berurusan diluar jam kantor desa (kerja).
-       Lambannya proses pelayanan terhadap masyarakat, karena keterbatasan peralatan yang ada di kantor Desa.
d.      Bidang Pendidikan, Sosial dan Budaya
         Adapun permasalahan yang ditemui dalam bidang pendidikan, social dan budaya diantaranya:
-       Lembaga non formal tidak begitu banyak, dan tidak berkembang.
-       Kurangnya koordinasi antara dunia pendidikan dengan pihak pemerintah setempat.
-       Kurangnya pendidikan agama yang dilakukan dimesjid.
-       Kurangnya perhatian dari masyarakat terhadap dunia pendidikan agama.
e.       Bidang Sanitasi dan Kesehatan
   Adapun permasalahan yang ditemui dalam bidang sanitasi dan kesehatan diantaranya:
-       Puskesmas yang kurang terawat.
-       Ruang puskesmas ada yang sudah rusak.
-       Keberadaan MCK disungai atau diparit.
f.       Bidang pertanian, perkebunan dan peternakan
   Adapun permasalahan yang ditemui dalam bidang pertanian, perkebunan dan peternakan diantaranya adalah:
-       Tempat ternak yang terlalu dekat dengan tempat tinggal.
-       Dangkalnya sungai enok sebagai pengairan kelapa dan mobilitas produksi kelapa.
-       Sungai enok yang melintasi Desa Suhada sudah buntu karenanya dibutuhkan normalisasi sungai oleh pihak pemerintah.
B.       Saran-Saran Pemecahan Masalah
a.      Bidang Agama (Non Fisik)
Melihat kondisi yang dihadapi seperti tercantum diatas akhirnya kami Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Auliaurrasyidin Tembilahan angkatan IX melakukan kegiatan yang pada intinya solusi dalam pemecahan masalah yang kami hadapi tersebut bertempat dimesjid dan saran-saran yang dapat kami berikan diantaranya:
-       Hendaknya mesjid difungsikan untuk keperluan social dan memiliki kegiatan-kegiatan yang menarik, seperti seni dalam bersalawat, mengaji dan membentuk mushabaqah.
-       Hendaknya pengajian yang telah ada setiap minggu sekali dan setiap setengah bulan sekali untuk para remaja dan pemuda yang dikoordinasi pemerintah Desa tetap berjalan dan dibuat program pengembangan dan ditingkatkan lagi dengan menyuguhkan acara yang menarik dan bisa meningkatkan minat pemuda dan remaja untuk ikut dalam acara pengajian tersebut.
-       Pengurus mesjid hendaknya membentuk remaja mesjid yang selalu mengisi mesjid dengan berbagai berbentuk pengajian dan pendidikan al-Qur’an.
b.      Bidang sarana dan Prasarana (Fisik)
Dalam bidang sarana dan prasarana (Fisik) banyak sekali terdapat masalah, akan tetapi kami melakukan perbaikan sesuai dengan kemampuan yang kami miliki dengan melakukan pembuatan herabilitasi tugu batas desa, pembuatan tong sampah kering, memberikan kenang-kenangan berupa jam dinding di mesjid-mesjid, rehabilitasi plang mesjid, bendera dikantor Desa dll.
Adapun saran-saran yang dapat kami berikan adalah:
-       Seharusnya tugu perbatasan Desa direhabilitasi dengan baik.
-       Merawat dan memelihara terhadap sarana dan prasarana yang telah ada seperti: membuat tong sampah
-       Merehabilitasi jalan Desa
-       Merehabilitasi plang nama Desa dan tempat ibadah/mesjid.
c.       Bidang Administrasi Pemerintah Desa
Adapun dalam bidang administrasi pemerintah Desa, ada sedikit banyaknya yang kami berikan dan yang dapat kami lakukan seperti membantu piket harian Desa dan sarana dan prasarana yang ada di kantor Desa.
d.      Bidang Pendidikan, Sosial dan Budaya
             Dalam bidang pendidikan, social dan budaya kami lakukan terobosan dan solusi dengan membuat kegiatan yang menjurus kepada pendidikan yang kami lakukan di SD-SD yang ada di Desa Suhada dan MTs Al-Huda Suhada, diantaranya yaitu mengajar mengaji, bersalawat, membaca doa-doa pendek, hafalan surah-surah pendek, latihan dan lomba azan serta pesanten kilat, juga les bahasa inggris dan bahasa arab, serta pelatihan muhadarah.
             Adapun beberapa alas an kami melakukan kegiatan yang mendominasi seperti diatas, karena kurangnya remaja mesjid melakukan pembinaan untuk anak-anak yang ingin belajar.adapun saran yang dapat kami berikan yaitu hendaknya masyarakat membentuk remaja mesjid agar anak-anaknya senang terhadap pendidikan agama, sehingga jika pengurus membuat kegiatan-kegiatan yang berbentuk keagamaan tidak kosong dari kaum muda sebagai generasi penerus Desa Suhada.
e.       Bidang Sanitasi dan Kesehatan
               Demi kemudahan masyarakat dalam berobat hendaknya pihak PUSKESMAS memiliki kedisiplinan dan menambah peralatan serta obat-obatan dan memberikan sosialisasi terhadap masyarakat tentang arti pentingnya kesehatan dan kehidupan sehari-hari agar masyarakat selalu berada dalam lingkungan yang sehat dan bersih. Serta mengupayakan sosialisasi arti penting MCK yang tidak manfaatkan sungai sebagai sarana.
f.       Bidang Pertanian, Perkebunan dan Pertanian
Bidang pertanian Desa Suhada memiliki lahan yang cukup luas untuk mengembangkan pertanian, khususnya untuk pertanian padi. Desa suhada juga memiliki lahan yang subur yang didukung dengan peralatan dan irigasi yang memadai untuk pertumbuhan padi. Dalam bidang perkebunan masyarakat memanfaatkan lahan untuk perkebunan kelapa sawit sebagai penunjang ekonomi dan kehidupan masyarakat Desa Suhada. Adapun saran-saran yang dapat kami berikan yaitu:
-       Diperlukan ilmu dalam bidang pertanian dan perkebunan serta pembianaan dari instansi yang menangani masalah perkebunan dan pertanian agar hasil yang didapatkan lebih memuaskan dan berkualitas tinggi.
-       Mengupayakan tanaman ekonomis lain sebagai pendamping pertanian dan perkebunan yang dikembangkan.
-       Mengupayakan konsep pemupukan dan penggunaan teknologi tepat guna dalam pengelolaan lahan peningkatan produksi pertanian dan perkebunan.















BAB III
SKALA PRIORITAS KEGIATAN (PROGRAM)
KULIAH KERJA NYATAKUKERTA

A.      BIDANG AGAMA (NON FISIK)
1.    Pengajian anak-anak
2.    Pengajian majlis ta’lim   ibu-ibu
3.    Yasinan ibu-ibu
4.    Yasinan  bapak-bapak
5.    Pengajian iqra’ dan Al-Qur’an
6.    Pengisian khutbah   jum’at
7.    Mengadakan peringatan hari besar  islam (Safari Ramadhan)
8.    Mengadakan tebak tepat, cerdas cermat, cerdas tangkas dsb
9.    Mengisi imam shalat berjamaah dimesjid
10.         Pesantren kilat
11.         Penyelenggaraan nisfu sya’ban
12.         Pembagian  jadwal imsakiyah Ramadhan
13.         Mengadakan buka puasa bersama
14.         Mengisi tadarus al-Qur’an bulan Ramadhan
B.  BIDANG SARANA DAN PRASARANA ( FISIK )
1.          Renovasi tugu pembatasan Desa
2.    Memfasilitasi  perlengkapan  mesjid dan kantor Desa
C.      BIDANG ADMINISTRASI PEMERINTAHAN DESA
1.          Penyusunan / pengarsipan data
2.          Berpartisipasi di Kantor Desa (Piket)
3.          Penyusunan / penyempurnaan tata ruang kantor desa/Kelurahan
D.      BIDANG PENDIDIKAN, SOSIAL DAN BUDAYA
1.         Pendidikan non formal, (kursus bahasa Inggris dan bahasa arab)
2.         Pelatihan muhadarah siswa/I MTs
3.         Tenaga pengajar di  MTs Al-Huda Desa Suhada
4.         Lomba halafan ayat-ayat pendek
5.         Lomba Azan dan Iqamah
6.         Gotong royong jalan,rumah ibadah,dan kantor Desa
7.         Kunjungan kunjungan untuk ta’aruf saling silaturrahmi
8.         Pelatiahan upacarabendera di MTs Al-Huda
E.       BIDANG SANITASI DAN KESEHATAN
1.         Kaderisasi pemuda desa/kelurahan dan olah raga
2.         Penimbangan balita




PRIIIIIIIIIIIINNNNNN
BAB IV
PELAKSANAAN PROGRAM
A.      PELAKSANAAN PROGRAM KULIAH KERJA NYATA (KUKERTA)


No
   Bulan/Minggu ke-


Nama program
Bulan I (pertama)
Bulan II (kedua)
Ket.
1
2
3
4
1
2
3
4
(1)
(2)
(3)
(4)
(5)
(6)
(7)
(8)
(9)
(10)
(11)
I
BIDANG AGAMA (NON FISIK)










1.        Pengajian anak-anak
X
X
X
X
X
X
X
X


2.        Pengajian majlis ta’lim   ibu-ibu
X




X




3.    Yasinan ibu-ibu
X
X
X
X
X
X
X
X


4.    Yasinan  bapak-bapak
X
X
X
X
X
X
X
X


5.        Pengajian iqra’ dan Al-Qur’an
X
X
X
X
X
X
X
X


6.        Pengisian khutbah   jum’at

X




X


















7.    Pesantren kilat





X
X
X


8.             Penyelenggaraan nisfu sya’ban


X







9.             Pembagian  jadwal imsakiyah Ramadhan




X





10.    Mengadakan buka puasa bersama







X

II
BIDANG SARANA DAN PRASARANA ( FISIK )










1.    Renovasi tugu pembatasan Desa





X




2.     Memfasilitasi  perlengkapan  mesjid dan kantor Desa





X



III
BIDANG ADMINISTRASI PEMERINTAHAN DESA










4.        Penyusunan / pengarsipan data


X
X
X





5.        Berpartisipasi di Kantor Desa (Piket)
X
X
X
X
X
X
X
X


6.        Penyusunan / penyempurnaan tata ruang kantor desa/Kelurahan
X
X
X
X
X
X
X
X

IV
BIDANG PENDIDIKAN, SOSIAL DAN BUDAYA










1.        Pendidikan non formal, (kursus bahasa Inggris dan bahasa arab)
X
X
X
X
X
X
X
X


2.        Pelatihan muhadarah siswa/I MTs


X
X
X
X
X
X


3.        Tenaga pengajar di  MTs Al-Huda Desa Suhada




X
X
X
X


4.        Lomba halafan ayat-ayat pendek






X



5.    Lomba Azan dan Iqamah






X



6.        Gotong royong jalan,rumah ibadah,dan kantor Desa
X
X
X
X
X
X
X
X


7.        Kunjungan kunjungan untuk ta’aruf saling silaturrahmi
X
X
X
X






8.        Pelatiahan upacara bendera di MTs Al-Huda



X





V
BIDANG SANITASI DAN KESEHATAN










1.        Kaderisasi pemuda desa/kelurahan dan olah raga










2.        Penimbangan balita


X



X













NO
NAMA MAHASISWA
L/P
NIRM
PRODI/SMT/
LOKAL
1
ISMADI
L
1209.09.05584
PAI VI C
2
IZAR EFENDI
L
1209.10.06145
PAI VIII H
3
NUR AZIZAH
P
1209.10.06157
PAI VIII H
4
NURUL FITRIASIH
P
1209.09.05599
PAI VI C
5
R. RASIDAH
P
1209.09.05775
PGMI VI A
6
RAIHANA
P
1209.09.05833
PGMI V C
7
SITI HAJAR
P
1209.09.05605
PAI VI C
8
SALMIATI
P
1209.09.058
PGMI VI C
9
SRI RAHMAWATI
P
1209.10.06.173
PAI VIII H
10
ZAINUN USMAN
P
1209.10.06.179
PAI VIII H











POSKO XX DESA SUHADA
KECAMATAN ENOK
SUHADA, 10 AGUSTUS 2012

  Sekretaris,                                                                                      Ketua,


NURUL FITRIASIH                       IZAR EFENDI, A.Ma



Kepala Desa Suhada            Dosen pembimbing KUKERTA
   Kecamatan Enok                   DESA SUHADA


      SULAIMAN                   ARMIZI, S.Pd, M.A


B.       HAMBATAN DALAM PELAKSANAAN KEGIATAN
a.      Bulan ke-I (SATU)
Adapun hambatan yang kami alami selama ± 1 bulan ke-1 (18 Juni s.d 18 Juli 2012) melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) di Desa Suhada Kec. Enok sebagai berikut:
1.        Kegiatan kurang dapat dimaksimalkan karena mahasiswa belum mengenal kondisi alam, masyarakat, social dan budaya yang ada di Desa Suhada.
2.        Tempat pelaksanaan kegiatan ibadah yang terlalu jauh dari tempat lokasi posko kukerta.
3.        Tidak adanya bantuan dana dari masyarakat sehingga program yang berbentuk fisik dan memerlukan dana besar tidak sepenuhnya dapat terlaksana.
4.        Mengakarnya pemahaman dimasyarakat bahwa mahasiswa KUKERTA lah yang melakukan semua permintaan dari masyarakat baik berbentuk fisik maupun non fisik. Yang sangat sulit dirubah, padahal mahasiswa KUKERTA hanyalah sebagai inspirator, motivator, vasilitator, dan bukanlah motor penggerak, masyarakatlah yang seharusnya bergerak.



b.      Bulan ke-II (DUA)
Adapun hambatan yang kami alami selama bulan ke-II (19 Juli s.d 13 Agustus 2012) dalam melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) di Desa Suhada Kec. Enok adalah sebagai berikut:
1.        Selama bulan puasa pengajian anak-anak tidak dapat terlaksanakan secara efektif karena kurangnya partisipasi dari anak-anak tersebut.
2.        Pelaksanaan pesantren kilat tidak dapat menjangkau semua SD di Desa Suhada karena lokasi SD yang sulit di jangkau.
3.        Tidak adanya bantuan dana dari masyarakat sehingga program yang berbentuk fisik dan memerlukan dana besar tidak sepenuhnya dapat dilaksana.
4.        Tempat pelaksanaan kegiatan ibadah yang terlalu jauh dari tempat lokasi posko kukerta.
C.      FAKTOR-FAKTOR YANG MENDORONG KEGIATAN
a.      Bulan ke-I (SATU)
Adapun factor yang mendorong atau memotivasi kegiatan yang telah kami laksanakan ± 1 bulan dibulan pertama (19 Juli s.d 13 Agustus 2012) di Desa Suhada Kec. Enok sebagai berikut:





1.        Masyarakat Desa Suhada yang ramah, sopan, religious, dan bersahabat.
2.        Tempat tinggal yang strategis di Suhada.
3.        Tingginya semangat dan minat anak-anak dalam mengikuti pendidikan non formal (Les) dan dalam bidang keagamaan.
4.        Kekompakan anggota kelompok dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan.
b.      Bulan ke-II (DUA)
Adapun factor yang mendorong atau memotivasi kegiatan yang telah kami laksanakan dibulan ke-II (19 Juli s.d 13 Agustus 2012) di Desa Suhada Kec. Enok adalah sebagai berikut:
1.        Pemerintah Desa Suhada yang koperatif dan konstruktif dalam membimbing dan membina Mahasiswa KUKERTA yang ada di Desa Suhada Kec. Enok.
2.        Masyarakat Desa Suhada yang ramah, Sopan, religious dan bersahabat dalam sikap, perbuatan, perkataan, tindakan dan tutur sapa sehingga sangat banyak memberikan teladan yang baik bagi peserta KUKERTA di desa Suhada.
3.        Adanya kerjasama yang baik antara peserta KUKERTA STAI Auliaurrasyidin dan KKN Universitas Islam Indragiri dalam melaksanakan kegiatan bersama.


4.        Kekompakan anggota kelompok dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan.
D.    LAPORAN KEGIATAN HARIAN DAN PRIBADI MAHASISWA MAHASISWA KULIAH KERJA NYATA (KUKERTA) DI DESA SUHADA KECAMATAN ENOK
Dalam pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) ini kami melampirkan kegiatan harian mahasiswa KUKERTA baik secara individu maupun kelompok. Adapun manfaat dalam penulisan kegiatan harian mahasiswa dan kelompok diantaranya yaitu:
1.        Memudahkan Dosen Pembimbing maupun Badan Pelaksana dalam mengetahui kegiatan yang dilaksanakan oleh setiap peserta Kuliah Kerja Nyata di tempat lokasi KUKERTA.
2.        Memudahkan untuk mengetshui keberhasilan yang telah di capai dalam program KUKERTA maupun kekuranggannya.
Adapun kegiatan harian pribadi dan kelompok yang dilaksanakan oleh masing-masing Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) diantaranya:
1.             ISMADI
2.             IZAR EFENDI
3.             NUR AZIZAH
4.             NURUL FITRIASIH
5.             R.RASIDAH
6.             RAIHANA
7.             SITI HAJAR

8.             SALMIATI
9.             SRI RAHMAHWATI
10.  ZAINUN USMAN



   Mengetahui,                Tembilahan,  Agustus 2012
Dosen Pembimbing                  Ketua Kelompok,



ARMIZI, S.Pd, M.A                  IZAR EFFENDI


Mengetahui,
Kepala Desa Suhada


SULAIMAN





BAB V
PENUTUP

A.      KESIMPULAN
            Dengan makin berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini, maka mahasiswa dituntut untuk mengembangkan ilmu pengetahuan yang dimiliki agar berhasil dan berdaya guna. Oleh karena itu perlu adanya keseimbangan antara teori dan praktek yang diperoleh di bangku kuliah dengan realita dan penerapan praktis di lapangan.
            Dengan adanya Kuliah Kerja Nyata dari STAI Auliaurrasyidin ini diharapkan kelak mahasiswa mampu menerapkan ilmunya untuk menerapkan nilai tambah bagi masyarakat. Kuliah kerja nyata merupakan program kuliah aplikatif yang dapat member pengetahuan, pemahaman, pengalaman dan pembelajaran yang signifikan bagi mahasiswa, seperti bersosialisasi dengan masyarakat sekitar, dan berinteraksi dengan komponen masyarakat yang ada di Desa Suhada dengan beragam ada, budaya dan kebiasaan.
 lokasi KUKERTA, kami telah menjalankan program yang sebelumnya telah kami susun. Dalam hal ini banyak hal yang kami alami, baik suka maupun duka. Ungkapan bahwa pengalaman adalah sangat mahal harganya serta adalah guru yang terbaik memang benar adanaya, kami sangat meyakiniakan urgensi ilmu pengetahuan bagi kebahagiaan hidup di dunia dan di akhirat.
B.       Saran-Saran (Rekomendasi)
       Saran yang dapat kami berikan untuk pengembangan dan peningkatan Desa Suhada ialah:
-       Masih perlunya ditingkatkan pengembangan SDM di Desa Suhada
-       Perlunya peningakatan dan pemanfaatan SDM yang ada, dalam rangka megembangkan dan meningkatkan taraf hidup masyarakat Desa Suhada




    Mengetahui,             Tembilahan,  Agustus 2012
Kepala Desa Suhada               Ketua Kelompok




 SULAIMAN                   IZAR EFFENDI, A.Ma                                         


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar